Riyuk
Piuk Kota Temanggung saat ini –
Cusnul_L@tivah
Wonoboyo Temanggung
Minggu,27 Oktober 2013
Belum
kelar cerita tentang penangkapan teroris, kemudian konflik pengrusakan tempat
ibadah, demo tembakau dan sebagainya temanggung kembali heboh dalam berita
karena seorang ayah biadab yang tega mencabuli anaknya sendiri. Segitu hebatnya
citra negatif kota temanggung yang julukannya kota bersenyum. Kalau kita boleh
beropini, maka tidak lain adalah semakin menipisnya keimanan umat islam hari
ini yang belum lagi ditambah dengan hadirnya media massa dan elektronik yang
semakin menjamur semacam hape, teve dan internet. Ternyata semua itu semakin
melalaikan kita dari mengingat Allah SWT. Kenapa saya bicara temanggung? karena
temanggung adalah kampung halaman saya dulu. Setelah mendengar berita ini saya
menjadi sangat prihatin dengan keadaan kota kecil itu. Temanggung dulu yang
terkenal dengan tembakaunya sekarang terkenal dengan kriminalnya, MasyaAllah.
Apalagi yang mengherankan adalah anak-anak mudanya banyak yang suka nongkrong
dan hura-hura dipinggir jalan. Bahkan saat malam takbiranpun kemaksiatan itu
malah semakin hebat, sementara masjidnya kosong kayak kuburan, masyaAllah.
Inilah awal keterpurukan umat islam yaitu ketika agama telah dilalaikan dan
lupa Tuhan dan berujung menganggap halal sebuah kemaksiatan.
berikut berita terbaru kriminal soal temanggung. bukan bermaksud menjelekan
temanggung. tapi ini adalah sebagai bahan instropeksi diri kita supaya minimal
kejadian ini jangan terulang. Kemudian untuk lebih meningkatkan kajian islam
yang sudah sangat minim sekali dimasyarakat temanggung khususnya.
Ayah bejat tega perkosa
anak di Temanggung
Jumat, 12 Oktober 2012 10:19:48

Entah
apa yang ada di pikiran Wahyudi (36). Warga Desa Jubuk, Kecamatan
Parakan, Temanggung, Jawa Tengah ini tega memperkosa anak kandungnya yang baru
berusia 14 tahun berkali-kali sejak awal Oktober 2012.
Akibatnya, gadis belia berinisial NK yang merupakan anak sulung dari lima
bersaudara itu kabur dari rumah.
"Dia (NK) bercerita kepada guru Bimbingan Konselingnya jika dirinya telah
diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri selama tiga hari berturut-turut.
Perlakuan bejat itu dilakukan berkali-kali jika istri mudanya tidak berada di
rumah. Mendapat laporan itu, guru BK, kepala sekolah dan wali kelas NK langsung
memeriksakan korban NK ke RSUD Parakan Temanggung untuk mendapatkan
visum," kata petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Panti Sosial Marsudi Putra
(PSMP) Antasena Kabupaten Magelang, Emka Agung kepada merdeka.com di kantornya
Jl Raya Magelang-Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (12/10).
Menurutnya, kelakuan bejat sang ayah itu dilakukan kepada NK tiga hari
berturut-turut. NK merupakan anak Wahyudi dari istri pertamanya, Mawarti, yang
telah diceraikannya tiga tahun lalu.
Akibat perceraian itu, Wahyudi mengasuh tiga orang anaknya, sementara Mawarti
mengasuh dua anaknya yang lain.
Berdasarkan hasil visum yang diperoleh, selaput darah dalam alat vital korban
telah mengalami kerusakan. Hal ini menandakan keperawanan NK telah hilang.
Setelah memperoleh hasil visum, pihak sekolah berniat mengambil tindakan.
Namun, mereka bingung karena ayah korban mengenal dekat seluruh petugas Polsek
setempat.
Korban yang takut diperkosa kembali oleh sang ayah kemudian pergi menemui
ibunya di Semarang.
"Mereka lalu melaporkan pemerkosaan itu ke Unit PPA Polda Jateng atas
inisiatif ibu kandungnya pada hari Jumat (5/9) lalu," kata Agung.
Namun, laporan itu tak ditindaklanjuti oleh polisi. Mereka beralasan tidak bisa
menangkap Wahyudi karena dua unsur tindakan pidana, yakni saksi dan barang
bukti, tak terpenuhi.
Sang ibu kemudian melaporkan hal itu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia
(KPAI) di Jakarta. Dia mendesak agar kepolisian menangkap Wahyudi atas
perbuatan bejat yang dilakukannya.
"Harapan kami tangkap dulu pelakunya (Wahyudi) sebab dia membahayakan dan mengkhawatirkan
jika pemerkosaan ini tidak hanya dilakukan kepada NK sebab masih ada dua anak
lainya yang ikut Wahyudi satu rumah di Parakan, Temanggung. Baru saksi dan
buktinya dicari setelah Wahyudi diamankan," katanya.
[dan]
liputan videonya :
BELUM LAMA PERISTIWA DIATAS TERJADI TERNYATA
PELAKU YANG ASALNYA SATU KECAMATAN CUMAN BEDA DESA YAITU KEC. PARAKAN TERNYATA
BELUM LAMA TERJADI ADA TERSANGKA LAIN YANG MENYUSUL MELAKUKAN PERBUATAN SERUPA,
!!!! NAUDZUBILLAH. SUDAH
SEDEMIKANKAH RUSAKNYA MORAL SEORANG AYAH DITEMANGGUNG.!!!!!
Setubuhi
Anak Kandung, Sugiarli Diringkus Polisi
Rabu, 17 Oktober 2012
TEMANGGUNG,
suaramerdeka.com - Pepatah sebuas-buas induk harimau tak akan memangsa anak sendiri,
rupanya tak berlaku bagi Sugiarli (45). Betapa tidak? Bapak bejat ini tega
menyetubuhi Bunga (16), bukan nama sebenarnya, yang tak lain adalah anak
kandungnya sendiri.
Bunga yang semestinya mendapat perlindungan dari orang tuanya malah harus
kehilangan kehormatan dari laki-laki yang dia panggil ayah. Miris, di usia
belianya gadis kencur ini sudah harus menanggung malu.
Kabag Humas Polres Temanggung, AKP Marino, mengatakan tersangka Sugiarli warga
Dusun Sunggingan, Desa Sunggingsari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung,
ini ditangkap di rumahnya setelah ada laporan dari ibu korban.
Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu lantas dibawa ke Mapolres guna
menjalani pemeriksaan.
"Berdasarkan pengakuan korban, dirinya telah berkali-kali disetubuhi oleh
tersangka sejak dia duduk di bangku kelas satu SMP. Padahal kini korban sudah
kelas tiga. Modusnya, korban diajak masuk ke kamar untuk diminta memijit,"
katanya, Rabu (17/10).
Kepada wartawan tersangka mengaku melakukan perbuatan itu semenjak dirinya
pisah ranjang dengan istrinya, Imronah (45), beberapa tahun lalu.
"Saya kesal, karena Imronah itu berkali-kali saya ajak berhubungan badan
tidak mau, saya ajak rujuk juga tidak mau. Sebenarnya anak saya sudah tidak
mau, tapi kemudian saya rayu dan akhirnya bersedia asal tidak hamil,"
ujarnya.
Aksi persetubuhan memanfaatkan waktu saat ibu korban tak ada di rumah.
Tersangka dijerat Pasal 81-82 UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan
Pasal 46 UU No 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.
( Raditia Yoni Ariya / CN33 / JBSM )
DIKOTA TEMBAKAU INI
KEJAHATAN ASUSILA TENGAH MARAK MELANDA ANAK-ANAK DIBAWAH UMUR, KARENA ADA
BERITA SEBELUMNYA DARI SUMBER YANG SAMA (SUARAMERDEKA.COM) MENYEBUTKAN BAHWA
BANYAK ANAK DIBAWAH UMUR YANG MELAKUKAN SEKS BEBAS DIKOTA TERSEBUT !!!
Anak
SD pun Melakukan Seks Bebas
124
5047
TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Hubungan seks secara bebas atau tanpa ikatan
pernikahan tidak hanya dilakukan kaum dewasa, namun anak-anak yang masih
berstatus pelajar juga tidak sedikit yang melakukan hal tersebut. Bahkan,
diantara para pelajar itu, ada yang masih duduk di sekolah dasar (SD) atau
sederajat di Kabupaten Temanggung.
Seperti diungkapkan
Pengasuh Pondok Pesantren At-Tauhid Parakan, Muh Madfur Nasocha atau Gus
Madfur, setidaknya ada dua anak perempuan yang masih berstatus pelajar SD di
satu desa di kabupaten setempat, yang melakukan hubungan seks bebas, kemudian
hamil. Sedangkan pasangan yang mengahamili mereka adalah pacarnya sendiri,
pelajar dari sebuah SMP.
"Anak-anak SD
sekarang, meski umurnya baru belasan tahun dan duduk di kelas V atau VI, namun
kondisi fisiknya memang ada yang seperti remaja, dan organ-organ reproduksinya
pun sudah berfungsi. Karena itu, tak mengherankan, jika kemudian
mengalami kehamilan setelah berhubungan badan," tuturnya.
Menurutnya, kasus hubungan
seks bebas di kalangan pelajar SD hingga mengakibatkan kehamilan tersebut,
hanyalah merupakan contoh yang terungkap. Sebab, sebetulnya masih banyak
kasus-kasus yang menunjukkan telah merambahnya hubungan seks bebas di kalangan
pelajar SD, baik yang akhirnya mengakibatkan kehamilan atau tidak.
"Bahkan menurut
penelitian kami, sekitar 7,5% anak-anak SD atau sederajat, telah pernah
melakukan hubungan seks bebas tersebut," ujar putra kiai khaos Parakan,
Mbah Nasocha itu.
Gus Madfur bersama para santrinya, selama ini memang telah melakukan penelitian
terkait dengan fenomena seks bebas di kalangan pelajar. Penelitiannya dilakukan
secara kualititatif, yakni melakukan wawancara mendalam dengan para responden,
baik dengan para pelajar pelakunya, maupun dengan pelajar yang mengetahui
adanya seks bebas di kalangannya.
"Hasil penelitian itu cukup mencengangkan, selain pelajar SD yang mencapai
7,5% itu, sekitar 65% pelajar SMP dan 80% pelajar SMA atau sederajat,
ternyata pernah melakukan hubungan seks. Ketika diwawancarai ada yang mengaku
secara terus terang, dan ada pula yang diungkapkan teman-temas
sebayanya," terangnya.
( Henry Sofyan / CN32 / JBSM )
JIKA ANDA MAU
MERENUNGI HAKIKAT SEMUA INI MAKA SESUNGGUHNYA HAL INI ADALAH SALAH SATU
FENOMENA TANDA KIAMAT YAITU MERAJALELANYA KEBODOHAN AGAMA YANG BERDAMPAK PADA
TINDAKAN KRIMINALITAS YANG DIANGGAP BIASA !!. SEBAGAIMANA DALAM HADITS
RASULULLAH SAW YANG BERBUNYI
Sesungguhnya tanda-tanda hari kiamat itu adalah diangkatnya ilmu,
maraknya kebodohan (ilmu agama), diminumnya khamar dan maraknya perzinahan."
(HR. Bukhari)
Oleh karena itu melihat
kenyataan ini saya hanya bisa menasehati diri saya sendiri dan kaum muslimin
dimanapun berada supaya meningkatkan iman dan takwa kepada ALLAH dan
rajin-rajinlah menuntut ilmu agama suapaya kita terhindar dari hal-hal yang
keji dan mungkar dan ilmu agama adalah bekal kebahagiaan dunia dan akhirat.
NB; Akankah kita
sebagai generasi muda Temanggung diam saja ,dengan keadaan kota yang sangat
memperihatinkah seperti saat ini.
Kita
sebagai generasi masa depan harus berjuang agar Temanggung lebih baik lagi.